IHSG Beri Sinyal Ekonomi Indonesia Suram

Kondisi IHSG yang turun tajam selama masa pemerintahan Prabowo-Gibran. Sejauh ini, belum terlihat apakah IHSG akan berbalik arah. Para ekonom Indonesia menilai IHSG saat ini merupakan peringatan kondisi ekonomi Indonesia yang sedang tidak baik-baik saja. (*) PADA 18 Maret 2025 lalu, Index Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok dalam. Yaitu mencapai -3,84 % dari harga penutupan sehari sebelumnya 6.471 pada 17 Maret 2025. Penurunan ini merupakan yang terdalam pada masa pemerintahan Prabowo-Gibran. Sejak keduanya dilantik pada 20 Oktober 2024 silam, tren IHSG konsisten turun. Pada 18 Maret 2025 kemarin, IHSG sempat menyentuh angka 6.011 atau turun -7,11% sebagai titik terendahnya. Sejak Prabowo-Gibran dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI, trend IHSG tidak pernah naik. Bahkan sejauh ini (harga penutupan IHSG pada 18 Maret 2025 adalah 6.223), penurunan IHSG telah mencapai -19,93%. IHSG tertinggi pada zaman Prabowo-Gibran ini hanya terjadi pada 23 Oktober 2024...